18
Mar
11

Walmikileaks : Wikileaks Tempoe Doeloe

Rohmad Hadiwijoyo, Dalang dan CEO RMI Groupsinggu lalu, sebelum heboh bocoran informasi WikiLeaks di The Age dan The Sydney Morning Herald, saya mendalang plus mengikuti acara talkshow di TVRI dengan lakon WalmikiLeaks dari Pertapa-an Bumi Loso. Lakon ini berkisah tentang Resi Walmiki yang menulis pupuh tentang Prabu Rama Wijaya dari Kerajaan Pancawati.

Pascamenang perang melawan Rahwana, perilaku Rama berubah. Ia mulai terjangkit penyakit hati ujub, nya, dan takabur. Dia takjub pada diri sendiri dan menganggap diri paling bisa, paling tahu, dan paling mampu. Dia sombong, tidak mau mendengar nasihat dan masukan orang lain. Dia sibuk memoles citra dan reputasi. Dia ingin menanamkan citra di benak rakyat bahwa dialah pemimpin sempurna, suami teladan, dan sosok panutan.

Caranya memandang Shinta juga berubah. Hatinya diliputi keraguan dan syak wasangka tentang kesucian istrinya itu. Bahkan, ketika ritus obong membuktikan Shinta masih suci, Rama tidak bisa ikhlas menerima. Ketika Shinta hamil, Rama tidak yakin janin di kandungan itu adalah anaknya.

Keraguan dan suuzan benar-benar menguasai hati dan pikirannya, sampai-sampai ia tega menugasi Lesmana untuk membunuh Shinta. Tapi, Lesmana hanya meninggalkan Shinta di tengah hutan belantara.

Shinta selamat berkat pertolongan Resi Walmiki, sampai akhirnya dia melahirkan bayi kembar. Dari mulut Shinta, Walmiki mendapat informasi tentang perubahan perilaku Rama. Ia yakin, informasi itu akurat karena berasal dari tangan pertama.

Didorong oleh keinginan untuk menyuarakan kebenaran dan mengingatkan orang yang lupa, Walmiki menuliskan semua kisah yang dituturkan Shinta dalam 20 ribu pupuh, dengan judul Ramayana. Bahasa yang indah, un-taian kata yang memikat, dan pesan yang kuat, menjadikan pupuh itu sebuah karya sastra bermutu. “Selama bukit berdiri tegak dan sungai mengalir jauh, kisah ini tiada akan sirna,” kata Dewa Brahma merestui ikhtiar Walmiki.

Ramayana menjadi cerita populer di kalangan rakyat. Dibacakan dari waktu ke waktu, tahun ke tahun. Semula Prabu Rama tidak tahu karena tidak ada penggawa yang berani melaporkan bad news. Selama ini laporan yang boleh masuk hanya yang baik-baik saja. Tapi, karena fenomena itu sudah meluas dan tidak bisa ditutup-tutupi, sampailah ke telinga Rama.

Ia pun memanggil dua pembaca pupuh paling populer, Lowo dan Lusio. Terkejut bukan kepalang, Sang Prabu mendengar pupuh yang dituturkan dengan indah. Hatinya diliputi amarah luar biasa karena aib yang selama ini ia tutup rapat ternyata sudah menyebar luas. Runtuh sudah politik citra yang selama ini menjadi instrumen utama kepemimpinannya.

Tapi, keindahan Ramayana dan cara si kembar membaca membuat dirinya tersadar bahwa pupuh itu tidak lain adalah perantara para dewa untuk menegur dan mengingatkan dirinya. Kesadaran ini membimbing Rama merespons pupuh itu dengan tepat, terukur, dan proporsional.

Pertama, mencari informasi siapa penulisnya untuk mengucapkan terima kasih karena sudah mengoreksi dan mengingatkan. Melalui Loso dan Lusio, Rama bertemu dengan Walmiki. Ia bertemu kembali dengan Shinta yang dikira sudah mati. Si kembar itu ternyata anak Shinta. Rama meminta maaf dan keluarga itu kembali bersatu.

Kedua, dia mengoreksi strategi pembangunan yang selama ini cenderung mengabaikan rakyat. Rama menandai babak baru kebijakan pembangunannya dengan upacara aswa meda. Kuda-kuda dilepaskan dan rakyat boleh memilih yang mereka suka. Rakyat harus diprioritaskan untuk bisa menikmati hasil pembangunan.

Ketiga, Rama mandi kungkum di Sungai Gangga. Inilah ritus pertanda cut off dengan masa lalu, untuk memasuki babak baru yang lebih baik. Inilah titik balik kepemimpinan Rama, yang mengantarkannya menjadi pemimpin besar, berjuang dan mengabdi untuk rakyat.

Kebesaran seorang pemimpin tidak diukur dari kemampuannya untuk selalu tampak sempurna. Tapi, dari upayanya untuk terus berusaha memperbaiki diri menuju kesempurnaan. Sumangga.

http://bataviase.co.id/node/605825


0 Responses to “Walmikileaks : Wikileaks Tempoe Doeloe”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


free counters

KALENDER GUE

Maret 2011
S S R K J S M
« Feb   Apr »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

FaceBook Gue Nich

Blog Stats

  • 42,661 hits

Top Clicks

  • Tak ada

%d blogger menyukai ini: